Wina...
Setiap kali orang membuka blog ini Wina, pasti ada tanda tanya, 'Siapa wina?'
aku jawab 'Maya', 'siapa Maya?' aku hanya diam mendapatkan pertanyaan seperti ini, aku sendiri tak mengerti, mengapa aku enggan untuk menjawabnya lebih lanjut sehingga menjadi pembahasan panjang dengan orang-orang yang membaca blog ini.
Wina...
Aku kira tak ada salahya kan, kalau aku menyebutmu sebagai 'Maya'.
Wina...
Namamu meang aneh, bisa diubah begitu saja, jangan marah ya Win....!
Posted on 09:16
Win,
Hidup di kos-kosan bagiku bukan berarti mencari kebebasan yang selama ini terpenjara di bawah naungan pondok pesantren, yang notabene banyak peraturan. Hidup di kos-kosan justru menjadikan suasana semakin riang, berkumpul dengan para pencari ilmu dengan latar belakang yang macam-macam, tapi kebanyakan orangnya pinter-pinter.
Win,
Kos-kosan itu ternyata ramah juga kok, tak seperti yang dikhawatirkan oleh orang-orang yang terlalu ortodoks (menurutku), menganggap kos-kosan itu kotor, banyak penjahat.
Win,
Justru di kos-kosanaku dapatkan ketenanganku, aku tak pelu mengunci lemari rapat-rapat, tak seperti di pondok dulu yang jangan main-main dengan lemari, lengah sedikit bisa berabe...
Win,
Justru di kos-kosan aku dapatkan teman yang baik-baik, taat beribadah, selalu jaga kebersihan, disiplin, dan orang-orangnya ramah-ramah, beda sekali dengan saat di pondok, teman-temanku (termasuk juga aku), beribadah kayaknya terpaksa karena takut sama keamanan pondok, Kebersihan???? wuihhh... coba lihat kamar mandinya, hii...
Win,
Ternyata benar kata Paulo Chelo, seseorang itu mempunyai 'LEGENDA PRIBADI' masing-masing, hidupku mungkin lebih cocok di kos-kosan daripada di pondok pesantren, beneran deh, aku rasakan perbedaannya banyak sekali lho Win, aku bisa sadar ternyata agama itu sangat penting. Aku sendiri bingung, kenapa aku baru sadar sekarang ya Win???
Kita...
Adalah satu yang dua
Yang kan kembali menyatu
kita...
Adalah gula dengan manisnya
Kopi dengan pahitnya
Gula tak pernah kehilangan manisnya
Kopi begitu juga
Tapi kalau gula dan kopi menyatu
Gula tak semanis gula
Kopi kopi tak sepahit kopi
kita...
AH...